Predatory Journal

Apa sebenarnya definisi predatory journal?

Definisi predatory journal menurut Cope Forum* adalah sebagai berikut:

“Predatory publishing is generally defined as for-profit open access journal publication of scholarly articles without the benefit of peer review by experts in the field or the usual editorial oversight of the journals in question. The journal have no standards and no quality control and frequently publish within a very brief period of time while claiming that articles are peer-reviewed”

Dari definisi tersebut ada beberapa karakteristik utama dari jurnal hingga disebut sebagai predatory jurnal.

  1. Tidak ada proses editorial
  2. Tidak ada proses peer review oleh expert di bidangnya
  3. Tidak ada standar atau control atas kualitas terbitannya
  4. Artikel dipublikasikan dalam periode yang sangat singkat dari saat artikel di submit oleh authornya.

Apakah predatory journal ini kuantitasnya banyak?

Sangat banyak. bahkan COPE forum memberitakan bahwa menurut Guardian, lebih dari 175.000 artikel ilmiah telah diterbitkan oleh top lima besar publisher yang dianggap predatory, utamanya dari Omics publishing group (India) dan the Turkish World Academy of Science, Engineering and Technology

Kenapa predatory journal bisa begitu massif peredarannya?

  1. Bagi publisher, profit dari pengelolaan predatory journal ini sangat menggiurkan.
  2. Bagi akademisi sebagai author, tuntutan untuk melakukan publikasi di masa kini makin gencar. Bahkan ukuran kinerja yang utama seringkali adalah dilihat dari seberapa banyak publikasinya. Ini yang membuat author cepat terjerat dalam jebakan predatory journal
  3. Ranking universitas di masa kini juga ditentukan dari kuantitas publikasi. Universitas akhirnya mendorong akademisinya untuk melakukan publikasi. Dampaknya adalah di nomor 2.

Adakah dampak negative dari publikasi di predatory journal?

  1. Mencoreng reputasi diri sendiri dan institusi
  2. karena tidak ada proses peer review, maka kualitas dari riset yang dipublikasikan itu juga dipertanyakan
  3. Artikel yang telah terbit di predatory journal tidak dapat dipublikasikan di jurnal lain, karena copyright telah dimiliki oleh predatory publisher

Source:

COPE FORUM(https://publicationethics.org/files/DiscussionTopic_Predatory%20publishing_FINAL.pdf)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s