Ragam Investasi Syariah

Ingin berinvestasi tapi bingung dalam bentuk apa? ada beberapa pilihan investasi syariah yang dapat diambil

  1. Emas: emas adalah logam mulia yang tidak terpengaruh oleh inflasi karena tidak masuk dalam sistem perbankan. Emas yang paling dikenal masyarakat adalah emas perhiasan. Namun kurang tepat sebenarnya jika investasi dalam bentuk emas perhiasan. Alasannya karena emas perhiasan akan cepat menyusut nilainya oleh sebab pemakaian maupun model dari perhiasan yang tidak populer lagi sehingga harga turun drastis. Lalu apa yang cocok untuk investasi? Ada dua, yaitu dinar dan emas batangan/Logam Mulia (LM). Dinar adalah koin emas dengan berat 4, 25 gram dan kadar 22 karat. Di Indonesia dinar masuk kategori perhiasan sehingga dikenai PPN 10%. Dinar bisa diperoleh di gerai Antam atau di toko emas tertentu. Berbeda dengan dinar, emas LM lebih bervariasi ukurannya yaitu mulai dari 1 gram sampai dengan 1 kilogram (sekitar 500rb s.d 500juta), sehingga bagi yang tidak memiliki banyak uang dapat investasi emas LM dalam pecahan terkecil. Emas LM bukan perhiasan sehingga tidak dikenai PPN 10%. Kadarnya biasanya 24 karat namun ada juga yang 22 karat.
  2. Saham Syariah: saham adalah bukti kepemilikan. Memiliki saham suatu perusahaan berarti punya hak kepemilikan atas perusahaan tersebut, meskipun dalam porsi kepemilikan yang amat kecil. Memiliki saham syariah berarti memiliki kepemilikan pada perusahaan2 yang kegiatannya tidak bertentangan dengan syariah. Seperti apa aktivitas yang melanggar syariah? yaitu aktivitas usaha atas dasar judi, spekulasi, produksi dan jual beli makanan/minuman haram, perbankan konvensional, produksi dan jual beli barang yang merusak moral dan kesehatan. Di Indonesia kelompok perusahaan syariah ini tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII). Terdapat 30 saham perusahaan yang masuk JII. Ketigapuluh saham ini memiliki kriteria: sesuai prinsip syariah, berkapitalisasi pasar terbesar dan mempunyai nilai likuiditas perdagangan tertinggi. Evaluasi tiap 6 bulan sekali dilakukan terhadap saham2 tersebut agar semua kriteria tetap dipertahankan. Lalu bagaimana dengan bagi hasilnya? jika kita berinvestasi di saham syariah, harus siap dengan bagi hasil untung maupun rugi. Peluang untung sebanding dengan resiko rugi. Kita bisa membeli/menjual saham syariah kapanpun melalui perusahaan sekuritas yang ada. Perlu pengetahuan khusus untuk memilih saham perusahaan yang punya potensi untung tinggi.
  3. Sukuk: sukuk ritel adalah produk investasi syariah yang dikeluarkan pemerintah RI. Sukuk dijual kepada individu WNI melalui agen penjual (bank dan perusahaan sekuritas yang ditunjuk). Sukuk dapat dibeli mulai harga 5 juta s.d 5 milliar. Sukuk ritel lebih aman dibanding saham syariah karena dijamin oleh Pemerintah. Namun tentu saja high risk high return. Investor akan mendapatkan imbalan tetap tiap bulan dengan tenor 3 tahun. Akad syariah yang digunakan adalah akad ijarah assets to be leassed. Sederhananya, investor seperti menyewakan aset ke negara berupa proyek APBN dan Barang Milik Negara (tanah, bangunan), lalu pemerintah akan membayar sewa tetap secara berkala kepada investor. Inilah imbalan (fixed coupon) yang diterima investor tiap bulan. Kelebihan sukuk lainnya adalah Pajak atas imbalan sukuk ritel lebih rendah (15%) dibanding pajak atas bunga deposito sebesar 20%.
  4. Reksadana Syariah: reksadana syariah adalah kumpulan berbagai macam instrumen keuangan seperti tabungan, deposito, saham dan obligasi syariah yang dikelola oleh manajer investasi. Manajer investasi akan memilihkan instrumen terbaik dengan mempertimbangkan keuntungan serta kehalalan produk investasi. Reksadana syariah adalah pilihan terbaik bagi investor yang tidak memiliki pengetahuan khusus investasi di saham/obligasi. Reksadana dijual oleh banyak lembaga seperti bank dan perusahaan sekuritas. Bagi hasilnya bervariasi antara 5 s.d 20% dan bisa diambil kapan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s